KA Tanjungkarang - Kertapati Ditambah Satu Rangkaian

  • Oleh :

Kamis, 24/Jul/2014 21:31 WIB


BANDARLAMPUNG (beritatrans.com) - Manajemen PT KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang menambah rangkaian kereta jurusan Tanjungkarang-Stasiun Kertapati, Palembang, mulai Kamis (24/7) atau H-4 menjelang Lebaran. Penambahan itu dilakukan satu rangkaian kereta untuk kereta ekonomi pagi dan satu rangkaian kereta untuk kereta bisnis malam.Jika sebelumnya rangkaian kereta ekonomi Rajabasa yang berangkat dari Stasiun Tanjungkarang jam 08.30 WIB pagi terdiri dari lima rangkaian dengan 530 penumpang akan ditambah satu rangkaian dengan 106 tempat duduk, ujar Kepala PT KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang Sudiro Muhtahar di Bandarlampung, kemarin. Lalu untuk kereta bisnis Sriwijaya yang berangkat dari Stasiun Tanjungkarang jam 20.00 WIB terdiri dari lima rangkaian dengan 378 tempat duduk akan ditambah satu rangkaian kereta bisnis dengan 64 tempat duduk. Tempat duduk untuk kereta tambahan itu akan dijual pada hari keberangkatan, lanjut Sudiro.Sementara untuk ketersediaan tiket kereta, jelas Sudiro, hingga tanggal 27 Juli yang tersisa adalah tiket kereta tambahan yang akan dijual pada hari keberangkatan.Mengenai harga tiket baik untuk kereta ekonomi maupun bisnis, menurut Kepala Stasiun tidak ada kenaikan. Untuk tarif tiket KA ekonomi sudah naik dari tanggal 1 Mei 2014 lalu menjadi Rp30 ribu/penumpang. Lalu, untuk kereta bisnis tarifnya sebesar Rp140 ribu/penumpang dan Rp190 ribu/penumpang untuk kelas eksekutif.PengamananTerkait pengamanan perjalanan kereta dan di stasiun sendiri, Kepala Stasiun mengatakan, dilakukan 156 personel Brimob Polda Lampung dan 10 polisi militer dari TNI AL dan TNI AD. Pengamanan ini akan berlangsung selama arus mudik H-7 dan arus balik H+7. Untuk pengamanan di setiap gerbang, Polri memberikan pengawalan dan menyiagakan empat personel yang terdiri atas dua polisi khusus (polsus) dan dua personel Brimob yang dilengkapi senjata laras panjang. "Mereka akan mengawal hingga perbatasan, selama ini sampai di sana hingga ada penyambutan saat di perbatasan," jelasnya.Jika tidak ada penyambutan sampai di perbatasan maka pengawalan akan dilanjutkan. Sehingga pengawalan penumpang saat dalam perjalanan kereta api, tidak ada yang kosong.Ditambahkannya, pengamanan arus mudik dan balik PT KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang sudah menjadi program tetap (protap) di seluruh Pulau Jawa maupun di Lampung. "Ini operasi khusus (opsus) kaitannya dengan pelayanan pengamanan lebaran, baik waktu boarding, masuk kereta dan di dalam kereta. Dan itu diberlakukan untuk semua kelas kereta baik ekonomi maupun bisnis," urainya. (koesma)

Tags :