Pusbang Darat BPSDM Perhubungan Didik Aparatur Transportasi Timor Leste

  • Oleh :

Kamis, 30/Okt/2014 14:49 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat (Pusbang Darat) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Logistik Timor Leste. Mereka menggelar Diklat Manajemen Transprotasi Darat dan Survey Jalan di Bali, sampai 8 November 2014.Diklat diikuti 20 aparatur Kementerian Transportasi dan Logistik Timor Leste, yang berlangsung di Hotel Aston, Denpasar Bali tanggal 27 Oktober sampai 8 November 2014. Acara itu dibuka Kepala Pusbang Darat Anton S.Tampubolon sekaligus menjadi pembicara kunci. Acara pembukaan dihadiri para tamu undangan termasuk Dirjen Transportasi Kementerian Transportasi dan Logistik Timor Leste, Juanico Goncalves.Diklat menyampaikan beberapa materi, terutama peningkatkan kemampuan dan manajerial kepada aparatur transportasi darat Timor Leste. Selain itu pembekalan dan kunjungan lapangan ke Moda Angkutan Sarbagia di Denpasar Bali, yang dioperaskan oleh Dishub Provinsi Bali.Acara bersama itu merupakan bagian dari kerja sama international Kementerian Perhubungan RI dengan Kementerian Transportasi Timor Leste. "Kita memberikan pembekalan dan pendidikan mengenai transportasi darat dan surevy kepada aparatur Kementerian Transportasi Timor Leste," ujar Kepala Pusbang Darat BPSDM Perhubungan Anto S.Tampubolon menjawab beritatrans.com di Jakarta, Kamis (3010/2014).anton leste2Dikatakan, kerja sama dengan Timor Leste sudah dilakukan beberapa kali sejak kerja sama kedua menteri transportasi tahun 2011 silam. Saat itu, MoU diteken oleh Menhub RI EE Mangindaan di Istana Merdeka Jakarta.Menurut Anton, diklat tersebut dibiayai dengan DIPA APBN tahun 2014. Ini bagian dari kerja sama bilateral sekaligus menjaga hubunganbaik kedua negara. "Ke depan, kerja sama serupa akan dilakukan dengan beberapa negara ASEAN yang lain seperti Vietnam dan Laos. Proses itu sudah menuju kesana, dan kita tinggal menunggu perjanjian resmi pemerintah kedua negara," papar Anton.Ditambahkan, pengelolaan transportasi darat di Indonesia bisa dikembankan dan diadopsi negara lain di dunia. "Secara keilmuan itu berlaku unversal dan sistem transportasi termasuk di Indonesia bisa diterapkan dinegara lain seperti Timor Lesta. Dalam rangka itulah kita menggelar kerja sama bidang transportasi darat ini," tegas Anton.(helmi)