Polri Acak-Acak Kantong Teroris Tapi Belum Gembongnya

  • Oleh :

Selasa, 13/Janu/2015 11:11 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) - Sepanjang 2014, Indonesia aman dari aksi teror bom. Tentunya hal ini berkat kerja keras Polri dlm melakukan deteksi dini dan antisipasi terhadap kantong-kantong potensi radikalisme dan terorisme di Indonesia. Tapi gembong teroris yang belum semua bisa ditangkap."Setidaknya hal ini terlihat dari berbagai aksi penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap orang-orang yang disebut sebagai teroris," jelas Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane di Jakarta, Selasa (13/1/2015)."Melihat apa yang dilakukan Polri sepanjang 2013 dan 2014, bisa dikatakan cukup berhasil memerangi terorisme," jelas Neta.Dikatakan, kantong-kantong terorisme di Indonesia saat ini sudah acak-acakan dan berantakan. Langkah ini harus dilanjutkan sampai menangkap aktor utama dibalik kasus terorisme di Tanah Air. "Gembong teroris Santoso harus segera ditangkap dan diproses secara hukum," ujar Neta Pane.Dikatakan, untuk melakukan aksi teror para teroris perlu konsolidasi dan itu tidak mudah. Namun dengan adanya manuver ISIS dan banyaknya warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Timur Tengah. Hal ini patut diwaspadai. "Sebab bukan mustahil sikap ekstrim dan radikal ISIS mereka bawa masuk ke Indonesia dan kemudian menjadi teror bagi masyarakat," kata Neta.Aparat keamanan sudah beberapa kali melakukan penangkapan terhadap pengikut ISIS yang hendak menjadikan Jatim sebagai basisnya.IPW berharap dengan tertangkapnya Santoso mata rantai radikalisme dan terorisme lokal dengan ISIS bisa diputus, sehingga di 2015 Indonesia aman dari aksi teroris, seperti di 2014 dan penangkapan terhadap Santoso bisa menjadi hadiah bagi Kapolri baru.(helmi)

Tags :