GINSI Boikot Impor dari Australia dan Brasil

  • Oleh :

Kamis, 26/Feb/2015 16:21 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) - Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) menilai Pemerintah Australia dan Brazil telah melecehkan kedaulatan hukum Indonesia."Karena itu, GINSI mengajak semua importir nasional untuk memboikot importasi barang yang berasal dari Australia dan Brazil dengan mengalihkan importasi asal barang ke negara lain ," kata KetuaUmum Badan Pengurus Pusat (BPP) GINSI, Rofiek Natahadibrata, kemarin.Dia mengatakan,Australia dan Brazil merupakan kedua negara yang terus mengusik kedaulatan hukum Indonesia terkait rencana eksekusi mati terhadap warga kedua negara tsb dalam kasus Narkoba.Dia menegaskan GINSI selaku pelaku bisnis dan bagian dari elemen bangsa yang berdaulat dan memiliki rasa nasionalisme, sangat tersinggung dan prihatin.Untuk itu, Rofiek menyatakan GINSI mengeluarkan lima imbauan kepada para importir dan pemerintah:Pertama, GINSI mengimbau para importir Indonesia untuk mulai mengalihkan negara asal impor barang ke negara lain yang lebih bersahabat (subtitusi).Kedua, melakukan subtitusi konsumsi, misalnya dari daging sapi dan produk turunannya ke Ikan yang nota bene ketersediaan nya sangat melimpah di dalam negeri.Ketiga, Ginsi melihat hal ini momntum yang baik untuk melakukan percepatan kemandirian pangan (daging) dan industri logam/alutsista dalam negeri yang saat ini industri manufakturnya sudah berkembang.Keempat, dalam konteks perdagangan internasional Indonsia posisi nya strategis di bandingkan kedua negara tersebut mengingat posisi Indonsia sebagai pasar yang besar (buyer), sehingga Pemerintah RI mesti berani mengambil sikap tegas.Kelima, GINSI mengimbau pemerintah untuk melakukan langkah yang konkrit dan tegas, demi tegaknya harga diri sebagai negara yang berdaulat.Kelima, imbauan GINSI itu akan disampaikan melalui surat resmi kepada Presiden Joko Widodo, sebagai bentuk dukungan moril. (Wilam)