Ditjen Hubla Akan Bangun 100 Kapal KPLP Hingga 2019

  • Oleh :

Kamis, 15/Okt/2015 09:09 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) berencana membangun 100 unit kapal patroli untuk Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) hingga 2019 mendatang. Ratusan kapal tersebut untuk melengkapi armada KPLP saat ini dianggap masih kurang."Kapal-kapal tersebut untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran," kata Direktur KPLP , Laksamana Pertama TNI Pranyoto, S.Pi, MAP, kepada beritatrans.com dan Tabloid BeritaTrans di Jakarta, Kamis (15/10/1015).Pranyoto mengatakan, Ditjen Hubla khususnya Direktorat KPLP memiliki kewajiban untuk melindungi aktifitas pelayaran dari berbagai ancaman dan marabahaya. Wilayah laut Indonesia yang begitu luas, bahkan lebih luas dari daratan membutuhkan penjagaan dan pengawasan yang ketat dari berbagai potensi yang dapat mengganggu keselamatan dan keamanan pelayaran."Jangan sampai ada yang lolos dari pengamatan dan pengawasan KPLP," katanya.Sayangnya, kata dia, jumlah kapal KPLP yang dimiliki masih sangat kurang dan jauh dari jumlah ideal yang dibutuhkan. Makanya KPLP membutuhkan kapal-kapal patroli yang siap dan mampu beroperasi di setiap jengkal wilayah perairan Indonesia. Sehingga tidak ada cara lain kecuali menambah armada patroli.Menurut Pranyoto, saat ini KPLP memiliki 319 armada patroli yang disebar di lima pangkalan KPLP. Kapal-kapal tersebut terdiri dari kapal patroli kelas I ukuran 60 meter ke atas sebanyak 7 unit, kapal patroli kelas II ukuran 40 meter sebanyak 9 unit, kapal patroli kelas III ukuran 28 meter sebanyak 50 unit, kapal patroli kelas IV ukuran 18 meter sebanyak 59 unit, dan kapal patroli kelas V ukuran 10-12 meter sebanyak 201 unit."Dengan penambahan 100 unit kapal patroli, diharapkan dapat menjaga seluruh wilayah perairan Indonesia dengan lebih baik," ujar Pranyoto. (aliy)