AP II Bangun Runway Baru Bandara Soetta, Lima Desa Akan Tergusur

  • Oleh : an

Rabu, 11/Nov/2015 08:30 WIB


TANGERANG (BeritaTrans.com) - Management PT Angkasa Pura II, akan memperluas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ke wilayah Kabupaten Tangerang untuk membangun runway atau landasan pacu ketiga. Volume penumpang dan pesawat terbang di Bandara Soetta sangat tinggi dan perlu membangun runway baru.Managemen AP II terus berusapa mengembangan pelayanan dan menambah fasilitas penerbangan khususnya di Bandara Soetta. Volume penumpang serta pesawat terbang yang datang dan pergi di bandara terbesar di Indonesia ini sudah mendesak untuk membangun run way baru.Data terakhir, saat ini rata-rata ada 72 take off landing di Bandara Soetta. Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagai otoritas penerbangan sipil di Indonesia akan menurunkan tingkat kepadatan di Bandara Soetta itu maksimal 60 pergerakan pesawat per jam. Arttinya, setiap menit ada satu pesawat yang datang atau pergi.Menurut Agus, sediktinya ada lima desa di wilayah Kosambi dan Teluk Naga yang akan digusur. "Lima desa itu luasnya 860 hektare," kata Head of Secretary and Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi melalui keterangannya kepada pewarta, Selasa (10/11/2015).Agus menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait pembebasan lahan kepada warga.Untuk tahap pertama, sosialisasi dilakukan pada Kamis (5/11/2015) di tiga desa, yakni Desa Rawa Burung di Kosambi, Desa Bojong Renged, serta Desa Rawarengas di Teluk Naga. "Pada tahap pertama, sosialisasi dilakukan di tiga desa seluas 173,19 hektar," sambung Agus.Angkasa Pura II turut menyampaikan mekanisme pembayaran uang ganti rugi. Hal ini dilakukan agar warga memahami bahwa nilai ganti rugi yang akan diterima bisa saja berbeda satu sama lain.Pemberian ganti rugi kepada warga yang terkena pembebasan lahan akan dilakukan melalui tim penilai. "Nantinya, tim ini menentukan hasil penilaian ganti rugi tersebut," tegas Agus. (helmi)