Capt. Prihartanta Pamitan Pada Wali Taruna dan Staf STIP Jakarta

  • Oleh : an

Minggu, 15/Nov/2015 07:25 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Capt. Prihartanta Erlanggan, Pembantu Ketua (Puket) III Sekilah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta resmi pamitan kepada staf bahkan wali dan orang tua taruna muda STIP Jakarta. Pejabat dan dosen senior STIP itu akan segera mmangku jabatan barum sebagai Kabid Pembinaan Status Hukum dan Sertifikasi Kapal di Kantor Sahbandar dan Otoritas pelabuhan (KSOP), Bitung, Sulawesi Utara.Bapak-ibu, ini mungkin kesempatan terakhir saya menjalankan tugas di STIP Jakarta. Mulai Senin (16/11/2015), saya harus menjalankan tugas di tempat baru yaitu di KSOP Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, kata Prihartanta kepada BeritaTrans.com disela-sela pengarahan dan pertemuan dengan wali taruna muda di Aula STIP Jakarta, kemarin.Sebelumnya, acara perpisahan serupa juga sudah dilakukan di depan teman-teman dan staf STIP Jakarta. Nakhoda senior lulusan AIP sekarang STIP Jakarta itu akan segera menunaikan tugas di KSOP Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara.Dikatakan, saya sudah 18 tahun mengabdi di STIP Jakarta. Kini, pimpinan merasa tugas saya di kampus tercinta sudah cukup dan harus mengemban tugas lainnya di daerah, tepatnya KSOP Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara. Saya mohon pamit dan doa restu semuanya. Tak lupa, saya berpesan, terus tingkatkan hubungan dan sinergi antara pihak Kampus STIP dengan orang tua atau wali taruna. Pendidikan calon pelaut ini akan berhasil optimal jika ada sinergi yang baik antara keduanya, papar Pri, begitu sapaan akrab dia.Kepada sesama dosen dan staf STIP Jakarta, Pri berpesan untuk terus berjuang untuk mendidik dan melahirkan calon-calon pelaut andal di Tanah Air. STIP Jakarta merupakan salah satu sekolah pemasok pelaut unggul di dunia, bukan hanya Indonesia. Sudah ribuan pelaut lulusan STIP yang berjaya dan berlayar di berbagai belahan dunia, sebut dia.STIP Jakarta dengan seluruh civitas academika dan alumninya harus berkerja bau membahu untuk meningkatkan pengabdian pada bangsa dan negara. Mereka harus tetap mengabdi sesuai bidang tugas dan profesi masing-masing. Jangan lupa, pendidikan di kampus ini harus terus ditingkatkan, tegas Prihartanta.(helmi).