Jonan Pernah Kesal Toilet Kereta Seharga 2 Kijang Innova

  • Oleh :

Selasa, 01/Des/2015 12:16 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bercerita tentang masa lalunya ketika masih menjabat direktur utama PT KAI (Persero). Kala itu, Jonan kesal dengan manajemen PT Inka (Persero) yang membanderol proyek pembangunan satu unit toilet di kereta mencapai Rp500 juta.Awalnya, Jonan ingin memperbaiki toilet di kereta api, lantaran setiap membuang air kecil maupun besar, langsung jatuh ke tanah alias tidak ada tempat penampungan. Agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan yang buruk, Jonan meminta PT Inka agar air di toilet di kereta tersebut tidak langsung jatuh ke tanah."Waktu saya bertugas di PT KAI, itu toilet di kereta api buang air kecil atau besar, langsung jatuh ke tanah, sekarang sudah enggak kan. Dulu saya minta Inka agar air itu tidak jatuh ke tanah, tapi katanya butuh waktu enam bulan, dan katanya Inka itu satu unit toilet harganya Rp500 juta. Itu seharga dua Toyota Innova kala itu pada 2012," cetus Jonan saat memberikan sambutan dalam pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba Penelitian Transportasi Tingkat Nasional tahun 2015 di Kantornya, Senin (30/11/2015).Dengan rasa emosional, Jonan mengritik bahwa apa yang ditawarkan Inka tersebut tidak rasional dan tidak akan laku di pasaran.? Akhirnya, Jonan membatalkan rencana pengerjaan toilet di dalam kereta tersebut.Jonan akhirnya meminta kepada beberapa ahli yang ada di KAI untuk mengerjakan sendiri. Alhasil, dari hasil penelitian selama enam bulan, pihaknya berhasil menciptakan teknologi yang dapat diterapkan dan memiliki harga yang murah.Setelah teknologi tersebut berhasil diciptakan, Jonan kemudian meminta produk tersebut untuk didaftarkan ke Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Sementara sebagai penemunya adalah Ronald Pracipto yang saat itu menjabat sebagai Kepala Pusat Keselamatan? KAI."Akhirnya ini diterapkan 2012 akhirnya setelah dibuat masal, harganya cuma Rp12 juta?, ini hak ciptanya atas nama PT KAI, karena dibiayai PT KAI tapi penemunya bukan saya?," tuturnya.(fia).

Tags :