Kemenhub Adakan Ratusan Kapal Patroli KPLP Senilai Rp6,5 Triliun

  • Oleh :

Rabu, 02/Des/2015 12:49 WIB


BATAM (BeritaTrans.com) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan terus memperkuat armada patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).Penguatan itu, Direktur KPLP, Pranyoto, mengemukakan berdasarkan fakta masih sangat kurangnya jumlah kapal patroli. Kapal eksisting pun sudah berusia uzur. Ada 329 kapal berusia tua. Padahal untuk menjalankan tugas patroli seluruh wilayah Indonesia, dia menuturkan dibutuhkan sekitar 500 kapal patroli KPLP."Berusia puluhan tahun. Tak mungkin dapat optimal menjalankan tugas pengawasan keselamatan serta keamanan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim," ungkapnya usai peletakan lunas (keel laying) delapan kapal patroli KPLP di galangan PT Karimun Anugrah Sejati, Rabu (2/12/2015).Karenanya, dia mengemukakan sudah ditandatangani kontrak baru pengadaan 72 kapal patroli senilai Rp2 triliun (multiyears). "Kapal ini antara lain terdiri dari 2 unit kapal kelas II, 6 unit kapal kelas III, 10 kapal kelas IV dan 25 kapal kelas V," ungkapnya.Selain itu, Pranyoto mengutarakan pada pertengahan Desember 2015 akan ditandatangani kontrak pengadaan 30 kapal kelas I. Biaya pengadaannya Rp150 miliar/unit sehingga total skeitar Rp4,5 triliun (multiyears). "Pembangunannya akan selesai tahun 2018," jelasnya. PENGELASANDalam peletakan lunas delapan kapal tersebut, Direktur KPLP Pranyoto mengelas secara simbolis lunas kapal. Kapal Direktorat Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) tersebut terdiri dari dua armada patroli kelas 2 dan enam kapal patroli kelas 3. Pembangunannya dengan jangka waktu maksimal 13 bulan.Untuk kapal kelas 2, berukuran panjang 42 meter, lebar 7,8 meter, tinggi sarat 1,9 meter dan kecepatan minimal 24 knot.Sedangkan enam kapal kelas 3, berukuran panjang 28,5 meter, lebar 5,8 meter, tinggi sarat 1,2 meter dan kecepatan minimal 24 knot. (awe).

Tags :