Direktur Perkapalan dan Kepelautan Uji Petik Kapal di Pelabuhan Lembar

  • Oleh :

Kamis, 25/Feb/2016 12:29 WIB


LEMBAR (beritatrans.com) - Direktur Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan Ir. Sugeng Wibowo, MM, melakukan sidak dan uji petik kelaiklautan kapal di Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (25/2/2016). Kegiatan ini sebagai tindak lanjut perintah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan agar keselamatan, keamanan, dan pelayanan kapal terus ditingkatkan."Pak Menteri Perhubungan selalu menekankan pentingnya aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan transportasi, termasuk transportasi laut," kata Sugeng Wibowo saat briefing dengan pejabat Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lembar dan tim Marine Inspector Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di kantor KSOP Lembar, Lombok, NTB.IMG_20160225_095714Dalam sidak kali ini Sugeng Wibowo didampingi oleh dua orang marine inspector yaitu Capt. Ilham Akbar, S.S.IT., M.Mar, dan Wahyu Ardhianto, ST, serta bagian Organisasi dan Humas Ditjen Hubla Syahroni. Sugeng Wibowo bersama tim marine inspector berangkat dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta pukul 05.00 WIB dan tiba di Bandara Praya Internasional Lombok, NTB pukul 08.00 waktu setempat. Begitu keluar dari Bandara Lombok, rombongan tim marine inspector langsung menuju kantor KSOP Lembar dan disambut oleh Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Lembar Pariman dan Kepala Seksi Sertifikasi dan Status Hukum Kapal Thimotius Namupraing. Sementara Kepala KSOP Lembar sendiri sedang melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan.Tidak ada sarapan pagi ataupun istirahat sejenak. Sugeng Wibowo justeru langsung mengadakan briefing singkat sebelum yang kemudian dilanjutkan melakukan inspeksi ke KMP Masagena yang sedang sandar di dermaga. IMG_20160225_091813Dalam briefing singkat tersebut, Sugeng Wibowo mewanti-wanti jajaran KSOP Lembar agar tetap melakukan pengawasan keselamatan pelayaran dan pelayanan para operator kapal terhadap penumpang."Sekarang ini paradigmanya adalah keselamatan, keamanan, dan pelayanan," kata Sugeng.Menurutnya, arahan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sangat jelas yaitu tidak ada tawar menawar dalam keselamatan pelayaran. Selain itu, jangan sampai ada keluhan dari para pengguna jasa terhadap pelayanan.Sugeng mengatakan, sekarang ini eranya sangat terbuka. Siapa pun bisa dengan mudah mengadukan berbagai pelayanan yang tidak baik kepada Menteri Perhubungan secara langsung. Bisa melalui email, SMS, media sosial, dan sebagainya."Jadi tugas UPT (Unit Pelaksana Teknis) sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah terhadap masyarakat sangat berat karena banyak yang mengawasi," katanya.Meskipun berat, Sugeng Wibowo meyakinkan bahwa selama konsisten dan disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai regulasi yang ada, maka jerih payah para petugas KSOP Lembar akan berbuah manis."Keselamatan pelayaran meningkat dan pelayanan kepada pengguna jasa pun semakin baik," tuturnya.Usai briefing singkat, Sugeng Wibowo bersama tim marine inspector serta didampingi oleh para pejabat KSOP Lembar langsung berangkat ke lapangan dan melakukan pemeriksaan ke kapal penyeberangan KMP Masagena dan KMP Roditha. (aliy)