Kemenhub Untuk Pertama Kalinya Tunjuk Swasta Bangun Pelabuhan

  • Oleh :

Rabu, 30/Mar/2016 17:58 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) - Kementerian Perhubungan menunjuk PT Wahyu Samudera Utara (PT WSI) sebagai pelaksana proyek pembangunan dan pengelolaan Pelabuhan Umum swasta murni pertama di Indonesia. Pelabuhan yang akan dibangun dengan dana swasta murni ini berlokasi di Desa Tebat Patah Kabupaten Muaro Jambi dan nantinya merupakan pelabuhan umum dan Terminal Peti Kemas."Kegiatan pembangunan dan pengelolaan Pelabuhan dan Terminal Petikemas PT WSI ini akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Konsesi antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Talang Duku dengan PT WSI," kata Kepala Bagian Organisasi dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Ir. Bambang Sutrisna melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Rabu (30/3/2016).PT. WSI ditetapkan sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor. KP 525 Tahun 2011, dan telah menyampaikan usulan proyek kerja sama pembangunan dan pengelolaan Terminal Petikemas di desa Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi. Dalam usulannya PT WSI menerangkan telah memiliki dan menguasai lahan seluas 16 hektare."Penunjukan PT WSI tersebut telah sesuai dengan ketentuan UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 sebagaimana diubah dengan PP. Nomor 64 Tahun 2015 tentang Kepelabuhanana, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor. 15 tahun 2015 tentang Konsesi, dan Surat Menteri Perhubungan Nomor. PL. 102/1/22/PHB 2016 tanggal 17 Maret 2016," kata Bambang.Menurut Bambang, pembangun pelabuhan oleh PT WSI merupakan bentuk nyata kerjasama pemerintah dengan swasta dalam pengembangan dan pengelolaan infrastruktur pelabuhan. Rencana proses pembangunan pelabuhan PT WSI akan dilaksanakan selama 3 tahun. Tahun 2016 merupakan tahap pembersihan dan penimbunan lahan, pada tahun 2017 tahap pembangunan konstruksi, dan tahun 2018 siap untuk dioperasikan."Adapun nilai investasi awalnya mencapai Rp456 milliar," katanya. Beberapa fasilitas yang akan dibangun PT WSI antara lain meliputi pembangunan dermaga dengan ukuran 205 x 25 meter persegi, penimbunan lahan seluas 16 hektar, Nantinya pelabuhan PT WSI ini akan mampu disandari oleh kapal yang berukuran 1.500 DWT s.d 4.000 DWT dengan kapasitas container sebesar 10.000 s.d 15.000 teus per bulan. (aliy)