Wianda: Pertumbuhan Konsumsi Pertalite Di Indonesia Naik 43%

  • Oleh : an

Jum'at, 10/Jun/2016 06:03 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Vice President Corporate Communication PT.Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro, mengatakan, makin banyak masyarakat yang beralih menggunakan bahan-bakar berkualitas yang ditawarkan perusahaan. Hal ini sejalan dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan standar kebutuhan mesin kendaraan mereka.Dikatakan Wianda, semua itu bisa dilihat dari kenaikan konsumsi BBM jenis Pertalite yang diluncurkan Pertamina sejak tahun lalu. Pelan tapi pasti, kehadiran pertalite langsung menyedot simpati publik, khususnya pemilik kendaraan pribadi di Tanah Air. mereka mulai beralih dari mengomsumsi premium ke pertalite."Sangat besar (pertumbuhan konsumen Pertalite). Pertalite konsumsinya naik 43% mencapai 11.750 kiloliter per hari, dan telah tersedia di 2900 lebih SPBU seluruh Indonesia. Padahal baru diluncurkan Juni 2015," tutur dia kepada pers di Jakarta, Kamis (9/6/2016) petang.Wianda menambahkan, jumlah tersebut setara dengan 10% konsumen Premium. Yang artinya ada perpindahan konsumen dari yang semula menggunakan Premium ke Pertalite.Pernyataannya tersebut didukung data bahwa sebelum ada Pertalite, konsumsi Premium rata-rata dalam sehari bisa mencapai 76.350 kiloliter. "Setelah ada Pertalite, Premium hanya 67.550 kiloliter per hari," sambung dia.Sama halnya dengan Pertalite, konsumsi BBM jenis Pertamax pun ikut mengalami kenaikan. "Pertamax juga bagus peningkatannya. Pertamax dari 8.000 kl per hari naik jadi 10.500 kl per hari (naik 31,25%)," terang dia.Wianda menambahkan, menjelang arus mudik Lebaran 2016 nanti, diyakini akan ada kenaikan permintaan BBM termasuk pertalite terutama di jalur-jalur mudik nasional. Masyarakat pengguna kendaraan pribadi di Jabodetabek, yang biasanya mengonsumsi pertalite akan berpindah ke daerah."Saat ini, penjualan BBM jenis pertalite sudah hampir merata di seluruh Indonesia. Hampir semua kota besar dan jalur mudik utama di Jawa sudah tersedia pertalite di SPBU sepanjang perjalanan ke kampung halaman nanti," tegas Wianda.(helmi)