Bay : Saya Sudah Bicara Dengan Dirut Pelindo II Soal Penataan Terminal Petikemas di Priok

  • Oleh :

Senin, 27/Jun/2016 23:07 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok sudah bicara dengan Dirut Pelindo II soal perlunya penataan terminal petikemas untuk menghindari kemacetan dalam Pelabuhan Tanjung Priok.Kepala OP Tanjung Priok, Bay M Hasani mengatakan Dirut Pelindo II Elvyn G Masassya pada prinsipnya setuju dilakukan penataan terminal petikemas yaitu petikemas impor/ekspor ditangani JICT, Koja dan New Priok Container Terminal One (NPCT 1). Sementara, petikemas domestik dan barang non petikemas ditangani Terminal Konvensional termasuk Terminal Operator (TO) 3, kata Bay dalam percakapan dengan BeritaTrans.com dan tabloid mingguan Berita Trans, Senin (27/6/2016).Namun, penataan tersebut belum bisa dilaksanakan sekarang. Karena Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di Terminal Konvensional , khususnya TO 3 sudah terikat kontrak dengan pelayaran asing. "Jadi kita tunggu kontraknya habis, baru dilakukan penataan," tutur Bay.Seperti diberitakan, sejak TO 3 melayani kapal ukuran besar mengangkut barang ekspor/impor belum lama ini, jalan jalan di Pelabuhan Tanjung Priok sering macet bahkan mengular sampai ke luar pelabuhan.Penyebabnya diduga karena fasilitas seperti pintu masuk (gate in) mau pun pintu ke luar (gate out) tidak memadai. Selain macet Yard Occupancy Ratio (YOR) di TO3 selalu tinggi di atas 65%."Saya sudah ingatkan pengelola TO3 kalau kemacetan terus terjadi dan YOR di sana tetap tinggi saya akan minta Pelindo II agar kapal penyebab kemacetan dipindahkan ke terminal petikemas lain," tutur Bay."Selain itu saya sudah koordinasi dengan KPU Bea Cukai supaya pintu darurat di samping pintu keluar masuk TO3 dibuka jika terjadi kemacetan," tutur Bay.Solusi bersifat sementara lainnya yaitu lapangan penumpukan 218 eks Kanwil BC Priok dan Terminal JICT 2 dijadikan lokasi parkir jika terjadi kemacetan. (wilam)

Tags :