Penumpang Balik Lebaran Dengan Bus Di 14 Provinsi Mencapai 22.059 Orang

  • Oleh : an

Rabu, 13/Jul/2016 07:30 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Aktifitas kendaraan dan penumpang pada 51 (lima puluh satu) terminal utama di 14 (empat belas) provinsi di Tanah Air yang dipantau Posko Angkutan Lebaran Nasional Terpadu 2016 berjalan lancar. Pada tanggal 12 Juli 2016 sampai dengan pukul 18:00 jumlah keberangkatan bus sebanyak 523 dengan jumlah penumpang sebanyak 2.373 dan jumlah kedatangan bus sebanyak 834 armada dengan jumlah penumpang 22.059.Para penumpang dan kendaraan tersebut dipantau dari beberapa terminal utama di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.Untuk wilayah Jabodetabek selama periode pemantauan hari Selasa tanggal 12 Juli 2016 pada (H+5) Shift I Pukul 08.00 WIB s/d 20.00 WIB, terpantau terjadi lonjakan penumpang di terminal Pulogadung, Pulo Gebang, Kp. Rambutan, Pd. Cabe, Rawa Mangun, Baranangsiang, Kali Deres, Poris Plawad, Bekasi, dan Depok. Terminal Bantuan dilakukan di Terminal Tj. Priok, Pinang Ranti, Ps. Minggu, Grogol, Muara Angke, Tanah Merdeka, Rawa Buaya dan Kemayoran. Hasil pantauan tersebut dilaporkan sebagai berikut terdapat keberangkatan penumpang 2.326 orang dan bus 503 unit dan kedatangan penumpang sebanyak 20.707 orang dan bus 798 unit.65.029 Sepeda Motor Masuk JakartaTotal seluruh kendaraan di titik pemantauan pada H+5 pada tahun 2016, untuk kendaraan Sepeda Motor yang masuk Jabodetabek pada tanggal 12 Juli 2016 dalam kurun waktu 06.00 s/d 14.00 WIB sebanyak 65.029.Sementara, untuk kendaraan Mobil Pribadi yang masuk Jabodetabek pada tanggal 12 Juli 2016 dalam kurun waktu 06.00 sampai 14.00 WIB sebanyak 28.290.Sementara, berdasarkan laporan harian dari Korlantas pada tanggal 12 Juli 2016 sampai dengan pukul 17.29 terjadi 200 kejadian kecelakaan dengan jumlah korban meninggal sebanyak 32 jiwa, luka berat 60, dan luka ringan 299.Dengan total kerugian sebesar Rp. 484.350.030,-. Untuk laporan keseluruhan pada tanggal 12 Juli akan dilaporkan pada Posko shift II.(helmi)