September, Jalur Ekspor Langsung Dibuka dari Balikpapan

  • Oleh : Naomy

Minggu, 14/Agu/2016 13:17 WIB


SAMARINDA (beritatrans.com) - Mulai September 2016, Pelindo IV berencana membuka jalur ekspor langsung dari Balikpapan, Kalimantan Timur.Rencana itu diungkapkan Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung saat bertemu Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak. Dalam pertemuan itu, Doso Agung mengemukakan sejumlah benefit atau imbal jasa jika dilakukan direct call atau ekspor langsung dari Balikpapan. "Pemerintah daerah akan memeroleh pajak ekspor, sehingga menambah jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," jelas Doso dalam keterangan resmi yang diterima beritatrans.com, Minggu (14/8/2016).Selama ini, menurut Doso, barang-barang yang diekspor dari Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara) berupa hasil hutan, tambang, perkebunan, dan perikanan, selalu dikirim melalui Surabaya, Jawa Timur. Gubernur Awang menyambut baik rencana Pelindo IV untuk membuka jalur direct call dari Balikpapan. Dia juga berjanji akan mendukung sepenuhnya, agar barang-barang dari Kaltim dan Kaltara yang akan diekspor dapat memanfaatkan jalur ini. "Kami akan mengumpulkan para eksportir dan pihak perbankan, untuk mensosialisasikan rencana direct call dari Balikpapan yang digagas Pelindo IV," kata Awang.Rencana tersebut juga ditangapi positif Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Balikpapan."Penerapan direct call menjadi kabar baik untuk kepelabuhanan karena dapat menghemat biaya logistik pengusaha di Kaltim," tutur Ketua ALFI Balikpapan Faisal Tola. Selama ini menurut Faisal, utenya lebih jauh karena harus ke Jakarta atau Surabaya. Nantinya pengusaha tidak perlu mengeluarkan cost bongkar muat di Surabaya atau Jakarta, maupun Singapura."Dengan direct call pasti kuota ekspor dari Balikpapan akan terpenuhi dengan sejumlah komoditi andalannya," imbuh Faisal. (omy)