Pengusaha Pelayaran Ngamuk Di Kantor KSOP Balikpapan

  • Oleh :

Minggu, 28/Agu/2016 09:40 WIB


BALIKPAPAN (BeritaTrans.com) - Kesabaran Abdul Hakim Rauf tampaknya telah habis.Ia datang ke Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan sambil meluapkan emosinya kepada petugas jaga kantor, Jumat (26/8/2016), sekitar pukul 22.00 wita.Kemarahannya dipicu izin berlayar kapalnya yang sedianya menuju Palu tak kunjung dikeluarkan KSOP dengan alasan yang menurutnya mengada-ngada.Hakim menuturkan pihaknya sebenarnya telah mengurus izin clerance sejak Senin. Tetapi hingga Jumat tak kunjung keluar, yang menyebabkan ia harus menanggung pinalti karena sandar di pelabuhan terlalu lama."Sudah dua hari terakhir saya kena pinalti seharinya Rp 18 juta gara-gara kapal tidak bisa jalan. Pokoknya malam ini izin harus keluar," katanya seperti dikutip tribunnews.Emosinya tak terhenti ketika tak satupun petugas jaga di kantor tak bisa memberikan jawaban memuaskan."Bagaimana ini, saya tanya siapa yang bertanggung jawab, mereka katakan tidak ada. Terus pelayanan jadi terhenti juga. Kalau memang kapal saya tak bisa jalan saya butuh surat resmi dari KSOP alasannya apa, jangan digantung seperti ini," katanya.Hakim mengaku masalah ini sebenarnya telah berlangsung selama 3 bulan terakhir, hingga saat ini tak kunjung selesai."Kita harus marah-marah dulu mungkin baru izin keluar, ini harus jadi perhatian di pusat, buruknya pelayanan KSOP di Balikpapan," katanya.Sabtu (27/8/2016) Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan, Hendri Tondang menanggapi dingin aksi keributan di KSOP, Jumat (27/8/2016) malam."Kan semua ada SOP, mas. Ada persyaratan yang harus dipenuhi. Tidak mungkin, kalau semua clear tidak kami (KSOP) berangkatkan," ujarnya.Kapal yang mendapat izin berlayar harus memenuhi Standard Operating Procedure (SOP) layak jalan dari KSOP. Henry menyesalkan insiden yang terjadi di KSOP Jumat (26/8/2016) 22.00 Wita. Seharusnya yang bersangkutan bisa datang tanpa tersulut emosi."Tak perlu datang malam-malam, datang saja hari Senin nanti. Tidak mungkin kalau persyaratan lengkap, nggak bisa jalan," tuturnya yang mengaku sedang flu kepada Tribun.Menurutnya banyak faktor yang dapat membuat kapal tidak diberikan izin melakukan pelayaran di antaranya, jika ada ketetapan dari Pengadilan yang menyatakan kapal tidak boleh diberangkatkan, sehabis pemeriksaan pihak KSOP diperoleh fakta kapal belum layak melaut akibat kurangnya standar keamanan atau mesin keberangkatan bisa tertunda.Faktor cuaca ekstrem juga berpengaruh, biasanya kita lihat berita cuaca dari BMKG, agar meminimalisir risiko terjadi laka laut," jelasnya.Disinggung soal pinalti yang diterima pemilik kapal, karena berlarutnya izin berlayar sehingga sandar beberapa hari di pelabuhan.Ditanggapi singkat, "Senin saja, sekalian bawa yang bersangkutan. Semua ada ketentuan, mana kapal yang bisa berangkat, mana yang ditunda. Ndak mungkin kalau persyaratan lengkap, kita tunda keberangkatan," tuturnya. (lia).

Tags :