Cegah Kekerasan, STIP Jakarta Buka Hotline Pengaduan dari Orang Tua dan Taruna

  • Oleh : an

Jum'at, 20/Janu/2017 11:18 WIB


JAKARTA (Beritatrans.com) - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta membuka diri ke masyarakat termasuk untuk mencegah dan menghindari terjadinya aksi kekerasan di kampus. Selain juga juga ada dialog dua arah untuk perbaikan dan kemajuan STIP di masa mendatang.Sekarang dibuka hotline pengaduan taruna yaitu email: [email protected] atau di nomor telepon 082299888151, kata Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo dalam pertemuan dan dialog bersama Orang Tua Taruna STIP Jakarta, Jumat (20/2/217).Jika terjadi masalah seperti kekerasan atau hal lain yang membahayakan keselamatan atau merusak citra buruk kampus silakan lapor ke pihak STIP Jakarta.Laporkan jika ada masalah atau keluhan dari taruna atau orang tua silakan sampaikan melalui hotline tersebut. Nanti akan ditanggapi dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, jelas Tommy, sapaan akrab Kepala BPSDM Perhubungan itu.IMG-20170120-WA0062Melalui pengaduan melalui hotline dan HP tersebut, menurut Tommy, nama dan identitas tak akan dibuka dan tetap dirahasiakan. Dengan cara begitu diharapkan aman dan tidak ancaman dari pihak tertentu termasuk oleh orang tua, dosen atau senior yang dilaporkan dan menjadi sumber masalah tersebut, kilah Tommy.Komitmen Perbaikan STIPTommy yang didampingi Kapusbang SDM Perhuhungan Lau Capt. Arifin Soenardjo dan Plt Ketua STIP Jakarta Capt. Marihot Sanjuntak, MM kembali menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki proses diklat serta mencegah terjadinya kekerasan di kampus.Kampus STIP Jakarta harus lebih baik dan bebas kekerasan. Tapi jangan lepaskan semua itu pada kami pihak kampus STIP. Kita tetap butuh bantuan dan peran aktif orang tua dan masyarakat untuk kebaikan bersama, tukas Tommy.Jika ada modus kekerasan dan dimana tempatnya sampaikan saja. Bisa terkait menu makan taruna, pakaian seragam. Jika memang ada dosen atau instruktur yang malas atau ringan tangan sampai semua, terang Tommy.Kampus STIP sudah memasuki era baru dan bebas kekerasan. Jangan sampai kasus pilu kembali terulang dan jatuh korban jiwa lagi, tegas Tommy.(helmi)