Cucu Mulyana: Belum Ada Angkutan Umum Online Yang Melaporkan Usahanya ke Pemerintah

  • Oleh : an

Jum'at, 10/Mar/2017 10:10 WIB


MAKASSAR (Beritatrans.com) - Direktur Angkutan dan Multi Moda Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemhub) Cucu Mulyana mengatakan sampai saat ini belum ada angkutan umum berbasis aplikasi atau online yang melaporkan usahanya ke Pemerintah baik Dishub atau Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat) sebagai regulator."Padahal, dalam Permenhub No.32/2016 sudah mengatur agar semua badan hukum atau operator angkutan online melaporkan usahanya ke pemerintah sebagai regulator," kata Cucu dalam Uji Publik Kedua Revisi Permenhub No.32/2016 di Makassar, Jumat (10/3/2017).Oleh karena itu, lanjut dia, sampai saat ini tak ada data resmi di pemerintah berapa jumlah angkutan online yang beroperasi di Indonesia. Fakta di lapangan, ada ribuan kendaraan umum berbasis online di seluruh Indobesia. Cucu menambahkan, melaporkan ke pemerintah itu amanat amanat UU dan kebijakan turunannya. Nanti akan menjadi bagian pembinaan dari pemerintah.Di sisi lain, banyak pula angkutan online yang sudah beroperasi sebelum izinnya keluar. Ke depan, menurut Cucu, angkutan aplikasi online harus melaporkan usahanya ke Pemerintah baik Hubdat atau Dishub di daerah."Pemerintah pemberi izin angkutan online harus melindungi dan membina angkutan umum termasuk yang berbasis online," tukas Cucu saat mendampingi Dirjen Uubdat Pudji Hartanto itu.Aturannya, tambah Cucu, aplikator online hanya penjual jasa. Selanjutnya memberikan penumpangnya kepada operator angkutan online yang mengoperasikan kendaraan umum.Yang terjadi sekarang, menurut Haris salah satu pengusaha angkutan di Makassar Sulsel, antara aplikator online dan angkuatnya sama. Implikasinya sering memicu konflik sosial di masyarakat.Haris menambahkan, yang paling parah ada angkutan online yang sudah melayani penumpang sebelum izin keluar. "Ini lebih tidak ada dan pemerintah harus bertindak adil," tandas dia.(helmi)