Nakhoda Kapal Margagiri Yang Tenggelam Belum Ditemukan

  • Oleh :

Senin, 10/Apr/2017 11:44 WIB


CILEGON (BeritaTrans.com) Tim SAR terus melakukan upaya pencarian terhadap satu korban hilang tenggelamnya kapal tugboat Margagiri di perairan Banten pada Sabtu 8 April lalu. Penyisiran dilakukan hingga ke Kepulauan Seribu, Jakarta.Pencarian nakhoda tersebut mendapat bantuan dari SAR Jakarta dengan menurunkan kapal KN 224 Jakarta. Tim SAR menyisir mulai dari lokasi tenggelamnya kapal hingga ke Pulau Tunda, Kabupaten Serang."Pencarian menggunakan KN 224 Jakarta atas arahan kepala kantor SAR Jakarta bapak Hendra Sudrima, melakukan pencarian dari kemarin sampai sekarang di sekitar lokasi musibah, utara Pulau Tunda sampai dengan wilayah Kepulau Seribu," kata Kepala Pos SAR Banten, Heru saat dikonfirmasi, Minggu (9/4/2017).Selain Tim SAR, pencarian juga melibatkan Polair Polda Banten, Lanal Banten, KSOP Banten,dan Navigasi Merak. Pencarian sudah dilakukan sekitar 24 mil dari tempat kejadian perkara."Kita mencari sekitar 24 mil dari TKP ke arah timur laut Pulau Tunda. Ada dari Polair Banten, Lanal Banten, KSOP Banten, VTS Merak, PT. BBJ (Bandar Banten Jaya) yang menggerakan tugboat," lanjutnya."Kita berangkat jam 7.30 dari dermaga Golden Q Cilegon, namun hasilnya nihil," pungkasnya.Sebelumnya diberitakan Kapal Tug Boat (TB) Margagiri tenggelam di sekitar perairan Cilegon, Banten, Sabtu (8/4/2017).Laporan dari pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, Rudy Taryono, yang dikutip emaritim.com menyebutkan bahwa kapal itu membawa 4 orang awak kapal.Kapal berangkat dari Pelabuhan Bakau Bandar Jaya, Kecamatan Bojonegara, Serang, sekitar pukul 01.00. Kapal ini hendak berlayar ke perairan Salira untk menarik TB DC7.Sekitar pukul 08.00, kapal dilaporkan tenggelam. Peristiwa itu diduga karena kemudi kapal rusak sehingga kehilangan kendali dan hanyut dibawa angin. Kapal kemudian miring dan tenggelam.Laporan itu ditindaklanjuti dengan mengirimkan kapal LCT BNR 2 dengan dibantu tim SAR, untuk melakukan pencarian sekaligus proses penyelamatan.Tuga ABK dapat diselamatkan yakni Heru Cahyana (chief officef), Eko Setiaji (olier) dan Elantris Emanuel (jurumudi)Selanjutnya ketiga korban yang selamat segera dievakuasi ke RSUD Panggungrawi, Cilegon. Saat ini masih dalam perawatan tim medis.Sedangkan nakhoda kapal, Armando Lamonang, masih dalam pencarian tim SAR dan Kapal Patroli KPLP Bojonegara. Saat ini dilaporkan ombak sedang tinggi dan cuaca kurang bersahabat karena angin kencang. (moy). (ray).Foto: ilustrasi