Selama April 2017, Penumpang Pesawat Di Bandara Ngurah Rai Naik 11,12%, Soetta 2,64% Dan Kualanamu 2,47%

  • Oleh :

Jum'at, 02/Jun/2017 13:11 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada April 2017 mencapai 7,1 juta orang, atau naik 1,90 persen dibandingkan Maret 2017. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan jumlah penumpang terjadi di Bandara Ngurah Rai Denpasar sebesar 11,12 persen, Soekarno-Hatta (Soetta) sebesar 2,64 persen, Kualanamu-Medan 2,47 persen, dan Juanda-Surabaya sebesar 0,20 persen. Sebaliknya, penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Hassanuddin-Makassar sebesar 0,98 persen. Jumlah penumpang domestik terbesar melalui Soekarno-Hatta mencapai 1,8 juta orang atau 25,52 persen dari total penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya yakni 615,1 ribu orang atau 8,71 persen, ucap Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor BPS, Jumat, 2 Juni 2017.Direktur Statistik Harga Yunita Rusanti mengatakan pada tahun ini transportasi Lebaran diperkirakan masih didominasi oleh angkutan darat yakni kereta api, dan angkutan udara. Namun yang perlu diwaspadai adalah pengguna pesawat yang diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Sekarang ini kecenderungannya tidak signifikan antara naik kereta dan pesawat. Kalau permintaan tambah besar maka terjadi kenaikan harga. Tapi pemerintah sudah menentukan tarif tertinggi, katanya.Berdasarkan data BPS, jumlah angkutan penumpang laut dalam negeri pada April 2017 tercatat sebesar 1,3 juta orang atau naik 3,72 persen dibandingkan Maret 2017. Selama Januari-April 2017, jumlah penumpang mencapai 4,9 juta orang atau turun 1,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Adapun untuk jumlah penumpang kereta api, BPS mencatat pada April 2017 sebanyak 31,5 juta orang atau turun 2,08 persen dibandingkan Maret 2017. Meski demikian, selama Januari-April 2017, jumlah penumpang mencapai 122 juta orang atau naik 8,97 persen dibandingkan periode yang sama di 2016. (della/sumner: tempo.co).

Tags :