2018, Trayek Tol Laut Akan Ditambah Menjadi 15

  • Oleh : an

Jum'at, 17/Nov/2017 21:12 WIB


JAKARTA (Beritatrans.com) - Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) Dwi Budi mengatakan, rencananya akan ada evaluasi terhadap Tol Laut yang sekarang memiliki 13 trayek. Pelayanan rute Tol Laut di berbagai daerah di Tanah Air telah difungsikan mengurangi disparitas harga di seluruh wilayah Indonesia ini akan ditambah menjadi 15 trayek."Kita akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Tol Lau ini. Baik terhadap proyek maupun terhadap mekanismenya,"tutur Dwi Budi Sutrisno dalam ramah tamah perkenalan jajaran baru Ditjen Perhubungan Laut dengan media, di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (17/11/2017).Ditjen Hubla dibawah kepemimpinan Ir. R.Agus Purnomo sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Laut siap menggebrak dengan mengoptimalkan program Tol Laut yang sekarang memiliki 13 rute.Pada kesempatan tersebut, Dirjen Agus Purnomo mengaku, pihak siap melanjutkan program pemerintah khususnya subsektor perhubumngan laut yang terbukti baik dan menguntungkan masyarakat. "Selain itu, Ditjen Hubla siap membuat terobosan baru untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaliugus menekan disparitas harga barang dan jasa yang selama ini terjadi lebih di daerah terepan, pinggiran dan terpencil di wilayah NKRI," papar Agus Purnomo.IMG-20171117-WA0034Evaluasi Trayek Tol LautDalam kaitan itu, Direktur Lala Dwi Budi Sutrisno menambahkan, dari hasil evaluasi ini akan dilihat seperti apa trayek yang sudah ada. Kemungkinan akan ada penghapusan rute, namun bukan berarti 13 trayek yang ada akan berkurang. Justru akan ada penambahan dua rute atau menjadi 15 trayek."Kita harus melihat apakah ada hal lain dari daerah yang dikunjungi. Apa perlu dievaluasi kembali apakah perlu disinggahi kembali,"ujarnya.Dwi enggan menyebut dua rute tambahan tersebut di mana. Yang jelas, ini akan dibicarakan dengan semua stakeholder terkait. Dia menambahkan, pada Senin pekan depan akan dilakukan evaluasi secara bersama. "Izin (penambahan trayek) untuk tahun 2018 yah,"tegas Dwi Budi.(helmi)