Pembangunan Pelabuhan Multipurposes Kuala Tanjung Capai 94%

  • Oleh : an

Sabtu, 25/Nov/2017 06:43 WIB


KUALA TANJUNG (Beritatrans.com) - Progres pembangunan Terminal Multipurpose di Pelabuhan Pelabuhan Kuala Tanjung sudah mencapai 94% untuk sisi laut dan 74,5% untuk sisi darat. "Pelabuhan Kuala Tanjung diproyeksikan akan menjadi pelabuhan terbesar dan merupakan pintu masuk Pulau Sumatera," kata Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Hubla R.Agus Purnomo di Pelabuhan Kuala Tanjung, Jumat (24/11/2017) sore. Dikatakan, Pelabuhan Kuala Tanjung nantinya akan memiliki kapasitas hingga mencapai 20 juta TEUs yang dikembangkan secara bertahap hingga tahun 2023. Pembangunan Tahap I merupakan Pengembangan Terminal Multipurpose Kuala Tanjung disiapkan dengan memiliki kapasitas 500 ribu TEUs yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal yang merupakan anak usaha gabungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).Mereka yang memiliki share di PT Multi Terminal itu terdiri dari: Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya dengan komposisi penyertaan saham Pelindo 1 sebesar 55%, PT Pembangunan Perumahan 25%, dan PT Waskita Karya sebesar 20%. Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung tahap II yaitu Pengembangan Kawasan Industri 3000 Ha (2016-2018), tahap III Pengembangan Dedicated/Hub Port(2017-2019), dan Tahap IV pengembangan kawasan industri terintegrasi (2021-2023).(helmi)