Lion Air Grup Diminta Terus Sosialisasi Tarif Bagasi Berbayar

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 08/Feb/2019 12:38 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Lion Air Grup diminta untuk terus melakukan terus menerus sosialisasikan tarif bagasi berbayar pada masyarakat luas.Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti mengingatkan juga agar Lion Air Grup secara proporsional menindaklanjuti setiap keluhan penumpang terkait bagasi berbayar."Hal tersebut dapat menjadi informasi yang mengedukasi penumpang baik melalui media elektronik, media cetak maupun media sosial," ujar Polana di Jakarta, Jumat (8/2/2019).Di sisi lain, Polana juga menyambut positif kebijakan yang keluarkan Lion Group terkait harga excess baggage ticket (EBT) atau pembelian bagasi langsung saat check in. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan pengguna angkutan udara dari Lion Group dengan harga EBT yang disesuaikan tersebut. "Sosialisasi bisa dilakukan dengan membuat infografis mengenai daftar harga tarif bagasi prepaid maupun EBT untuk semua rute yang dilayani. Juga terkait batasan bagasi prepaid yang dapat dibeli oleh penumpang," ujarnya.Polana menilai Lion Grup selama ini belum maksimal mensosialisasikan tarif bagasi dengan cara prepaid maupun EBT sehingga banyak pengguna jasa angkutan udara belum mengetahui cara pembelian bagasi yang tepat. Seperti diketahui, sesuai permintaan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, maskapai Lion Group yang menerapkan bagasi berbayar, mengeluarkan kebijakan penyesuaian harga EBT yang mulai efektif sejak 7 Februari 2019. EBT merupakan tata cara pembelian bagasi di check in counter. Sedangkan prepaid merupakan tata cara pemesanan voucher bagasi pada saat reservasi tiket pesawat enam jam sebelum keberangkatan. Tarif EBT merupakan harga normal yang sedikit lebih mahal dibandingkan prabayar. Mahalnya tarif EBT menimbulkan banyak keluhan para penumpang setelah diterapkannya bagasi berbayar oleh Lion Group. (omy)