Dukung Peningkatan Kawasan Marina Labuan Bajo, ASDP Kucurkan Rp600 Miliar

  • Oleh : Naomy

Rabu, 22/Janu/2020 08:21 WIB


LABUAN BAJO (BeritaTrans.com) - Dalam mendukung Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur menjadi destinasi wisata super premium, PT ASDP Indonesia Ferry melalui PT Indonesia Ferry Property ( joint venture dengan PT Pembangunan Perumahan) bersinergi membangun dan mengembangkan Kawasan Marina Labuan Bajo dengan total investasi sekitar Rp600 miliar."Kerja sama meliputi pembangunan area komersial yang mendongkrak perekonomian lokal dan mempromosikan produk UMKM," ujwr Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi ditulis Rabu (22/1/2020).Selain itu juga pengembangan dermaga penyeberangan yang menjadi tumpuan konektivitas wilayah dan logistik. Hotel dan multifunction hall yang mendukung industri MICE, serta proyek Marina yang mampu menampung hingga lebih 125 unit yacht.Target Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium menjadi konsen ASDP untuk bekerjasama dengan Pemerintah, yakni Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perhubungan serta Kementerian PUPR dengan mengembangkan proyek Marina Labuan Bajo dan pelabuhan UPT menjadi kawasan terintegrasi pariwisata."Nanti akan banyak kapal cruise yang sandar, sehingga pariwisata Labuan Bajo akan semakin ramai didatangi wisatawan mancanegara," Ira optimistis.Di dalam kawasan Marina Labuan Bajo, ASDP juga menghadirkan pembangunan Promenade, area terbuka untuk publik mulai dari kawasan terintegrasi pelabuhan UPT dan marina hingga dermaga putih kampung ujung yang dapat diakses masyarakat umum Labuan Bajo. Di lokasi ini dapat digelar kegiatan-kegiatan budaya mencerminkan kearifan lokal yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. "Kami tekankan lagi bahwa Kawasan Marina Labuan Bajo ini merupakan wujud atas komitmen ASDP yang bertransformasi dari pengelola pelabuhan reguler," ucapnya.Pihaknya kini fokus untuk mengembangkan dan mengoptimalkan aset dalam mendukung program Pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata di Tanah Air. "Kami butuh dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan kawasan ini dapat selesai dengan lancar sehingga dapat mendukung program pariwisata super prioritas," pungkas Ira. (omy)