Pejalan Kaki Diseruduk Kereta Lokomotif di Tasikmalaya

  • Oleh :

Sabtu, 17/Okt/2020 17:55 WIB


TASIKMALAYA (BeritaTrans.com) - Seorang pejalan kaki tertabrak kereta api (KA) di pinggiran rel dekat kawasan Pancasila pada Sabtu (17/10/2020). Korban yang merupakan warga Lengkongsari, Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat itu alami luka di bagian kepala.Menurut informasi, korban yang bernama Juju Juanda (52) tengah berjalan kaki di pinggiran rel kereta api di kawaan tersebut pada Sabtu (17/10) pagi sekira jam 08.30 WIB. Namun, dia tiba-tiba menyeberang, rel disaat lokomotif CC2061395 muncul melaju dari arah Banjar menuju Tasikmalaya.Seketika akhirnya dia tertabrak lokomitif itu padahal klason sudah dibunyikan, bahkan sebelumnya beberapa warga di lokasi berteriak memberi tahu Juju. Jadi awalnya pejalan kaki menyeberang rel saat kereta datang, ujar Agi Heryadi, Petugas Jaga Lintas Rel Kereta Api Pancasila kepada wartawan. Pejalan kaki bingung mau lanjut nyeberang atau mundur soalnya sudah di tengah rel. Terus karena sudah beberapa meter dari lokomotif, akhirnya ketabrak, sambungnya. Menurut informasi yang disampaikannya lokomotif itu datang dari arah Banjar mau ke Tasik. Sedangkan korban yang berjalan kaki mau melintas dari arah kiri ke kanan. Alhamdulillah korban masih hidup, kepalanya terluka. Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, terangnya. Hal senada dituturkan saksi mata kejadian lainnya. Endra Aji, warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, korban saat hendak menyeberang sudah diteriaki warga agar jangan menyeberang. Kejadiannya jadi dia (korban) sudah dikasih tahu oleh warga, awas ada kereta. Eh dia malah jalan ke tengah. Pas ada kereta dia lari langsung ke tabrak dan masuk ke kolong kereta, tuturnya. Keretanya, tambah dia, hanya lokomotif saja dan beruntung korban masih selamat. Alhamdulillah, Kondisinya ada luka di kepala. Tak tahu orang mana, tapi sering ke sini katanya, tambahnya. Menurut info kini korban sudah dibawa warga setempat ke IGD RSUD dr Soekardjo untuk mendapatkan perawatan. Jadi awalnya korban jalan di pinggir, lalu malah ke tengah rel. Sempat berusaha untuk lari. Tapi larinya di tengah tak ke pinggir rel, jelasnya. (Fhm/sumber:radartasikmalaya)

Tags :