Produsen Gerbong Kereta Api Asal Swiss Buka Kantor di Indonesia

  • Oleh :

Sabtu, 17/Okt/2020 18:24 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, produsen gerbong kereta api asal Swiss, Stadler Rail akan membuka kantor di Indonesia.Hal itu diungkapkan Erick saat menggelar konferensi pers virtual dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Jumat (16/10/2020).Untuk memastikan bagaimana kita bisa mensuplai bagaimana kita bisa membuat gerbong kereta api tingkat dunia, kelas dunia, dengan itu, Stadler juga akan memastikan membuat kantor pusat untuk regional Asia dan Ocenia di Indonesia, ujar Erick.Selain akan membuat kantor, Stadler, kata Erick juga tengah membangun pabrik di Banyuwangi. Pabrik tersebut dibangun setelah adanya kerja sama antara PT KAI (KAI), INKA dan Stadler beberapa waktu lalu.Kemarin di Swiss, Alhamdulillah juga kita bisa mengangkat PT KAI menjadi pemain regional. Kami bersepakat dengan Stadler bahwa dengan partnership group dengan PT Kereta Api Indonesia yang di bawahnya ada PT Kereta Api dan INKA, bersama-sama kami akan bangun pabrik dan pabrik sendiri juga akan selesai, kata mantan bos Inter Milan itu.Erick mengaku bangga banyak perusahaan pelat merah bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan global. Dengan begitu, maka kualitas BUMN diakui dunia.Karena ini kami sangat apresiasi kepercayaan internasional kepada kita dan kami memastikan bahwa akan banyak lagi perusahaan BUMN yang bisa berkualitas global maupun regional, ungkap dia.Sebelumnya, perusahaan patungan antara PT INKA (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan produsen kereta api Swiss Stadler Rail resmi dibentuk pada Sabtu (21/9/2019).Setelah penandatanganan, tiga perusahaan ini selanjutnya akan membangun pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur.Penandatanganan dilakukan oleh Executive Chairman Stadler Rail Peter Spuhler dan Presiden Direktur PT INKA Budi Noviantoro dan disaksikan Duta Besar RI Muliaman D Hadad.Untuk tahap pertama, total nilai investasi akan mencapai 100 juta dollar AS untuk memproduksi 125 gerbong per tahun yang akan ditingkatkan menjadi 1.000 gerbang per tahun.PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menjadi pembeli utama produksi perusahaan joint venture ini.Pabrik akan dibangun di area seluas 83 Ha di Banyuwangi yang mempunyai pelabuhan laut sejauh 3 km dari lokasi pabrik. Pembangunan pabrik diperkirakan akan selesai pada 2020. (fhm/sumber:kompas)

Tags :