Cerita Dokter Tentang Bocah Meninggal Akibat Kecelakaan Tanpa Alami Luka

  • Oleh :

Senin, 19/Okt/2020 06:39 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Seorang dokter membagikan pengalaman yang sulit dilupakannya karena seorang bocah berusia 13 tahun meninggal akibat kecelakaan.Bocah yang meninggal akibat kecelakaan tidak mengalami luka parah pada tubuh, naas dirinya mengalami pendarahan parah pada bagian otak.Bocah berusia 13 tahun yang menjadi korban kecelakaan keserempet oleh sebuah mobil ketika dirinya sedang berjalan di pinggir jalan.Kala sedang berjalan, naas spion mobil berkecepatan tinggi tiba-tiba mengenai kepalanya sampai dirinya tidak sadarkan diri.Orang tua korban bahkan tidak percaya, anaknya telah meninggal dunia karena tidak terlihat luka apapun pada tubuhnya.Hanya kepalanya sedikit yang bengkak, namun mengalami pendarahan parah.Postingan ini dibagikan oleh pengguna Facebook Redza Zainol, Kamis (15/10/2020).Ia adalah seorang dokter di kawasan Malaysia, ia menceritakan pengalamannya pada postingan Facebook.Sebentar-bentar telan air liur supaya air mata tidak tumpah."Dokter, anak saya tidak ada lagi ?"Saya minta maaf, tapi anak puan..Setiap melewati ruang ICU, teringat kisah 10 tahun lalu.Saya merawat seorang anak berusia 13 tahun yang kecelakaan dan mengalami cedera parah pada bagian kepala ketika berjalan di pinggir jalan.Pendarahan pada bagian otak sangat parah dan perlu dibantu dengan alat pernafasan.Ibunya masih mengatakan tubuh anaknya tidak luka-luka, badan, kaki, tangan semua baik, tidak ada terlihat habis mengalami kecelakaan, cuma ada bengkak di kepala."Sayangnya anak kita bang, sayangnya," kata orang tua korban.Sungguh menderita ibu dan ayah yang kehilangan anak ini, hanya Allah yang tahu. Saya ketika itu hanya mampu berbuat semampunya.Saya sering mendoakan agar orang sakit segera sembuh. Namun, kematian, ajal itu kuasa mutlak Allah.Demikian ia menulis pada postingan menceritakan pengalaman yang sulit dilupakan olehnya.Kecelakaan memang sulit untuk diprediksi, apa saja bisa terjadi di jalanan.Demi menjaga keamanan, sering dianjurkan agar mengendarai kendaraan secara hati-hati dan penuh konsentrasi.Apalagi kecelakaan kerap melibatkan nyawa melayang.Seperti yang diceritakan dokter dari Malaysia tersebut, orang tua korban pun tidak percaya bahwa anaknya sudah meninggal dunia.Karena kondisi fisiknya terlihat sangat sehat. (fhm/sumber:serambinews)

Tags :