Masa Libur Panjang, KA Wisata Tambah Perjalanan Tipe Priority

  • Oleh :

Rabu, 28/Okt/2020 09:45 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Masa cuti bersama Oktober 2020, PT Kereta Api Pariwisata (KA Wisata) menambah perjalanan kereta wisata tipe Priority berpola FIT (Free Independent Traveler).Penawaran tersebut berlaku mulai hari ini, 27 Oktober hingga 28 Oktober dan 1 November 2020.Direktur Utama KA Wisata Totok Suryono memprediksi terjadi penambahan jumlah penumpang saat cuti bersama ini. Prediksi tersebut berpijak pada peningkatan okupansi perjalanan akhir pekan kemarin.Dikutip dari detik.com, berdasarkan data okupansi Kereta Wisata sejak bulan Agustus hingga September 2020, terdapat 99 perjalanan baik polacCarter (rombongan) maupun pola FIT pPerorangan) dengan volume penumpang mencapai 920 penumpang.Totok menyebut terjadi peningkatan jumlah okupansi FIT pada perjalanan KA Bima Priority relasi Gambir-Surabaya Gubeng (PP) dan KA Turangga Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng (PP) kurang lebih mencapai lebih dari 100 persen dengan jumlah penumpang kurang lebih 21 orang per Kereta Priority."Kapasitas penjualan di masa adaptasi kebiasaan baru sebesar 70 persen," ujarnya dalam keterangan tertulis.Totok menegaskan, para penumpang Kereta Wisata tetap diharuskan untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai yang diatur oleh Gugus Tugas Covid-19. Protokolnya berupa penumpang diharuskan dalam kondisi sehat, tidak sedang menderita flu, batuk, atau deman dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, serta memiliki Surat hasil Rapid Test."Kami terus dan selalu siap menyambut para pelanggan setia kami dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik, serta aman dan nyaman pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru," kata Totok.Totok menambahkan, pihaknya juga melakukan beberapa penyesuaian pelayanan di atas kereta, secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada berbagai wilayah kerja agar risiko penularan Covid-19 dapat diperkecil.Disampaikannya, KA Wisata telah menyusun pedoman protokol pencegahan COVID-19 yang ditetapkan perusahaan bagi pekerja, pelanggan, dan mitra."Seluruh jajaran KA Wisata berkomitmen untuk konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan yang telah disusun tersebut, agar bisnis perusahaan dapat berjalan baik di masa AKB," ujarnya.Dia menyampaikan bahwa setiap penumpang kereta aoi yang ingin melakukan perjalanan wajib menggunakan masker selama berada di area stasiun maupun di atas kereta, memakai face shield yang disediakan oleh petugas saat akan naik ke atas KA, serta mengikuti protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak).Ia juga mengimbau para penumpang untuk menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket sebagai pelindung diri, mengurangi kegiatan berbicara saat berada di dalam KA untuk menghindari penyebaran virus melalui droplet.Humas KA Wisata Ilud Siregar mengajak traveler yang memiliki rencana bepergian pada liburan cuti bersama untuk menggunakan jasa layanan Kereta Wisata baik pola carter maupun FIT. Ia menginformasikan, pemesanan tiket perjalanan dapat melalui konter resmi PT Kereta Api Pariwisata untuk perjalanan dengan pola Charter (Rombongan) serta melalui aplikasi KAI Access untuk Pola FIT (Perorangan).Selain itu, KAI menyediakan jasa layanan Rapid Test Covid-19 seharga Rp 85.000. Layanan yang bekerja sama dengan Rajawali Nusindo ini tersedia di Stasiun Gambir, Stasiun Bandung dan beberapa stasiun lainnya.Ilud mengimbau agar calon penumpang dan pelanggan setia kereta wisata yang ingin melakukan Rapid Test di stasiun dianjurkan agar melaksanakannya paling lambat sehari sebelum keberangkatan (H-1) untuk mencegah tertinggal kereta saat antrean.Berikut rincian penambahan perjalanan kereta api wisata tipe priority pada masa cuti bersama Oktober 2020:1. 27 Oktober 2020, Kereta Priority dirangkaikan pada KA Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng, KA Turangga relasi Bandung-Surabaya Gubeng, dan KA Taksaka Fakultatif relasi Gambir-Yogyakarta.2. 28 Oktober 2020, Kereta Priority akan dirangkaikan pada KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng3. 1 November 2020, Kereta Priority akan kembali beroperasi pada rangkaian KA Bima relasi Surabaya Gubeng-Gambir, KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung, KA Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng-Bandung, dan KA Taksaka Fakultatif relasi Yogyakarta-Gambir. (dan/Timesindonesia)